Aku bingung apa lagi sih yang kurang sampe kamu belum juga bisa melamar aku !!!
Mau sampai kapan kita pacaran terus, Aku cape dirga !!!!!capek…… !!!
Aku lihat dirga hanya menunduk dan itu makin membuatku marah…
I need alone..
Dirga berpaling dan yang aku dengar dia hanya berkata “Maafkan aku yank “
Aku menarik napas panjang, aku memikirkan hidupku, masa depanku…
6 tahun sudah aku dan dirga berpacaran, dan itu bukan lagi pacaran yang bergaya anak muda, kami serius, karena umurku pun sudah menuntut sebuah keseriusan menjadi wanita sepenuhnya…
Tapi dirga belum juga berani melamarku, banyak yang dia pertimbangkan, yang paling utama adalah usaha yang baru dia kembangkan, dia ingin fokus atas itu semua..
Lalu bagaimana dengan aku..27 tahun saat teman-temanku sudah memiliki 2 – 4 anak, aku masih begini…
Aku tumpahkan segala masalahku di tempat tidur ini, bagaimana hidupku seperti ini..padahal aku adalah seorang perencana yang baik, karirku sukses karena ide-ide cemerlangku untuk kemajuan kantor selalu berhasil…
Lalu bagaimna dengan planing hidupku..
“ya allah mungkin aku terlalu optimis atas pilihan pendampingku, hingga aku tutup pintu hatiku untuk orang yang mungkin kau tunjukan terbaik untuk hidupku..
“ampuni aku ya allah, izinkan aku merasakan bersama orang lain…orang lain yag mungkin terlewatkan ya allah”
Aku mau bersama orang lain, merasakan bersama orang lain satu kali saja,,,, bukan dirga…bukan dia ya allah”
Dan aku rasakan sejuk…sunyi….
“Selamat Pagi Istriqu sayang “ .. aku rasakan seseorang mencium pipiku…
Aku buka mata, tapi sulit sekali melihat..silau..
Matahari menyambutku dan perlahan aku buka mataku..
Dan………….
“HUAAAHHH…………ngapain Kamu dsini !!!!!
“Rian !! kamu ngapain disini, dan aku dimana ….
Aku lihat sekelilingku…tempat ini begitu asing ..
“Aku dimana…. Rian kamu ….Ini apa….. “
Bagaimana ini mungkin, kenapa ada Rian disini…
Rian yang aq ingat adalah mantan pacarkuu saat SMP..dan yang aku ingat dia memang ada punya satu tempat di hati ini…ntah dimana, aku masih menyanginya walaupun kami memiliki kehidupan sendiri-sendri.. kami menyimpan rasa ini berdua..hanya kami yang tau..dan atas nama persahabatan..rasa ini bisa kami sembunyikan…
“Sayang kamu kenapa sih….kamu masih gak enak badan yah.. “
Rian mendekatiku dan memegang jidatku..
“Ini apa yah …tolong jelasin ke aku, aku dimana dan kamu….
Aku menoleh ke arah kiri, dan di sudut tembok bercat hijau itu aku lihat fotoku dan Rian memakai baju adat ..Baju adat daerahku yang biasa dipakai pada saat pernikahan..
Aku melompat dari tempat tidur itu dan mendekati foto itu,,,
Dan aku makin terkejut karena tidak hanya ada 1 foto itu..di beberapa sudut pun aku lihat fotoku dan Rian dengan baju pernikahan lainnya..
Dan makin terkejut ketika aku sadari bahwa aku memakai baju yang sangat tipis, dan terlihat pakaian dalam yang aku gunakan..
Ooh tuhann.. apa ini..
“Sayang kamu jangan bikin aku takut dehh…tolong jelasin kamu knpa”
“Rian sekarang kamu bilang aku siapa kamu, kenapa ada foto2 ini..aku dimana dan kenapa aku bisa pakai baju seperti ini”
“Okeh..okeh sayang kamu tenang yahh.. Aku jelasin semuanya..
“kamu istri aku, kita menikah sminggu yang lalu dan ini dirumah kita..dari kemarin kamu sakit, mungkin kamu kelelahan , maafin aku yah, gara-gara aku mau pindah cepat2 kamu sampe kecapean gini…aku nyesel.. tapi kamu jangan gini dong yank,, jangan bokin aku tambah bersalah…”
Aku masih bingung dan terduduk di sudut tembok…
Jadi aku istri kamu…
“kamu kenapa sih sayang..sekarang kamu yang jelasin ke aku…Rian menghampiriku dan mengajakku berdiri untuk duduk di tempat tidur..
“yang aku ingat aku bertengkar sama dirga, aku tidur sambil berharap aku merasakan kebahagiaan bersama orang yang mungkin terlewatkan… dan saat aku buka mata aku uda dsini..”
Rian tampak mencerna perkataanku dan sambil memegang tanganku dia berkata “mungkin km bener kecapean”…nanti kita ke dokter ya sayang…
Tapi aku..benar-benar merasa tidak seperti itu .. Ini semua asing buatku..bahkan genggaman tangan ini..rasanya tidak biasa..
Aku beranikan menatap wajah Rian ..dia masih sama seperti saat kita sembunyi-sembunyi pergi nonton atau sekedar mengobrol sambil ngopi..bercerita apa saja..sambil sesekali bermanja-manja..kadang dia pun menggenggam tanganku..tapi tidak pernah selama ini…tidak pernah sedekat ini..
“rian…boleh aku tidur sebentar saja.. !!”
“boleh sayang..biar aku masakin sesuatu buat kamu yah..jadi saat kamu bangun nanti..kamu makan biar seger” Rian menuntunku untuk berbaring….dan aku langsung miringkan badanku, dan aku rasakan selimut menutupi badanku dan sebuah kecupan di rambutku…..Aku ingin segera terlelap..
“ya allah maaf karena aku tidak bersyukur atas semua yang telah kau berikan”
Aku buka mataqu perlahan…aku ingin mencerna semua keadaan ini..berharap ibuku ada di depanku.. dan dirga menelepon untuk meminta maaf padaku..seperti biasa.. yaa seperti biasa dan tidak membingungkan seperti tadi..
Kamarku masih sama seperti tadi..aku lihat sekeliling foto-foto itupun masih sama…
Dan aku rasakan sesuatu memberati badanku..setelah aku lihat ke samping..ternyata rian ada dsmpingku..tangannya merangkul perutku…
Ooohh…smuanya masih sama..
Jadi aku harus terima ini semua ya allah !!!”
Aku perhatikan wajah rian yang terlelap, semuanya sama..hanya keadaan ini yang berbeda…dia masih punya tempat dihati ini…tapi bagaimana dengan dirga..bukan berarti aku tidak mencintainya..cintaku tetap untuknya ..untuk dia yang 6 tahun ada di setiap hariku..dia dimana!
Aku tengok kesamping sebelahku. .aku mengenali Hpku, langsung aku raih dan aku baca semua inboxnya.. Hanya ada ‘LovelyHusby’ dan sepertinya itu rian..
Tapi sebentar..sebentar..aku lihat 1 sms namanya ‘dirga dstu ..aku baca smsnya
“Selamat menempuh hidup baru sister..bahagiaku selalu mnyertaimu”
Just that…aku cari lagi semuanya yang berkaitan dengan dirga..tak ada lagi..hanya itu..
Aku coba menelpon dirga ,saking seriusnya aku tidak sadar Rian sudah bangun ..
“Sayang uda bangun..
Cepat-cepat aku matikan callnya dan menyimpan kembali Hpku ditempatnya..
“iaa..maaf yah aku ganggu kamu..
“enggak sayang..aku tadi ketiduran waktu liatin kamu tidur…habis aku bingung mau ngapain lagi..aku uda masakin kamu makanan..kita makan yah..
Okeh aku coba terima keadaan ini..bagaimanapun mungkin ini adalah doaku yang dikabulkan Allah..
“Aku masak makanan kesukaan kamu..tumis brokoli dan ayam goreng..”
Waw…takjub melihat makanan di meja makan ini..”kamu yang masak ??”
“iaa dong kan aku juga bisa nyenengin istriku”
Sambil aku lihat sekelingku..tempat ini seperti aku kenal..yaahhh.. rumah ini adalah rumah yang aku rancang bersama dirga saat aku bersamanya..persis seperti yang kami bayangkan dan gambarkan..
Tapi sekarang bukan bersama dirga aku menempatinya..Rian..kalau ini memang takdirnya..akan ku jalani..
Sambil terhnyut dengam masakan rian..aku merasa lebih baik…
“rian….boleh aku bertanya!!”
“boleh sayang..
“Bagaimana keadaan Dirga ???
Rian terdiam dan…. “aku dengar istrinya sudah isi 3 bulan yank”
Aku tersedak……APAA !!
“eey sayang pelan-pelan dong ..
Aku minum airku dan tidak berkata apa-apa…jadi ini kenyataannya…cukup aku tidak ingin tau lebih banyak..ini gila..
Aku mulai baikan…sekalipun ini tetap terasa gila…
Aku berjalan mengitari tiap sudut rumah ini….ini benar-benar persis sperti yang aku dan dirga rancang…semuanya,,,tak ada yang terlewatkan….ehhh…sebentar-sebentar…Aku baru menyadari ternyta dibagian taman belakang rumah ini ada kolam renang…Seingatku aku tidak pernah merancang kolam renang disini..lalu kenapa ada !!!
“Hai sayang.,kamu mau berenang:”
Rian mengejutkan lamunanku…
“hah !! engak kok , aku Cuma takjub sama kolam renang ini, kamu yang merancang yah..
“Ini kan kejutan yang aku kasih ke kamu sayang..kamu lupa yah,kamu peluk aku erat banget, waktu pertama kali kita masuk kerumah ini dan kamu liat ada kolam renang disitu..”
Aku….Diam…dan ……..”iaa sayang..maksud aku,aku takjub karena kamu sampai berfikir seperti ini, you’re the best”
Aku berusaha tersenyum untuknya..untuk suamiku Rian…
Aku masih melihat-lihat sekitar taman kecilku..tanpa sadar Rian ada dibelakangku..
Tanpa sempat berkutik,Rian memelukku dari belakang, dan mulai menciumi leherku…Dan tangannya mulai menjelajah seluruh tubuhku..
“Sayang haid kamu uda selesai belum..aku uda gak sabar nihh..uda satu minggu aku nahannya,Rian berbisik sambil sesekali menciumi leherqu..
“ehh iaa..rian..coba-coba sebentar aku lihat dlu yah kekamar mandi..
Aku langsung lari meninggalkan rian..dengan sejuta perasaan aneh di dadaku..
Di kamar mandi, aku berfikir keras..rian bilang dia bertahan satu minggu, dan usia pernikahan kami satu minggu, jadi setelah menikah aku belum memberikan nafkah batin untuknya..
Ooh tuhan siapkah aku untuk ini..aku mulai memeriksa, sedari tadi aku benar-benar tidak sadar ternyata aku pakai pembalut… jadi kemarin-kemarin aku haid..Dan aku sedikit lega, ternyata haid ini masih ada..dan aku tidak perlu melakukan sesuatu yang aku sendripun belum siap, belum mengerti dan belum tau harus bagaimana..
Aku keluar dari kamar mandi dan terkejut ketika menjumpai rian di depan pintu kamar mandi
“Eeeh kamu ngapain sih sampe segitunya..sabar sayang.. haidkuu masih ada..maaf yah “
Rian tersenyum dan berkata “gak papa sayang…. tapi kita mandi berdua yuk, kan setelah menikah kita belum pernah mandi berdua”
Aku shock…terkejut dan..tidak tau harus bilang apa…..Aku hanya dapat mematung..kaku..
Rian tiba2 tertawa “hahahaa…muka kamu lucu banget sih sayang…aku kan cuma bercanda, Aku tau kamu kan gak suka mandi sama-sama..lagian nanti aku tambah nafsu lagi liat badan kamu, jadi bisa kita pending habis kamu selesai haid yah..
Aku…Diam.. dan hanya dapat tersenyum………………….!!!!!!
Bagaimanapun aku harus terima kenyataan ini…
Rian suamiqu dan aku harus melayaninya lahir dan batin,
Seperti saat ini, dikamar ini, aku hanya bisa memejamkan mata , bukan tidur hanya ingin meresapi keadaan aneh ini ..
Aku rasakan ada yang naik ke tempat tidur ini juga, tiba-tiba dia memelukku, menciumi badanku..
Aku tau itu Rian, dan aku semakin tak bisa berkutik karena dia suamiku dan berhak melakukan apapun sekalipun aku risih.
“sayang kamu belum tidur kan”
“belum, aq jawab !!
“haid kamu kan uda selesai sayang, boleh aku minta itu”
“aku membatin ,sesaat diam. Aku buka mata dan menatap rian “sayang malam ini aku cape banget, boleh kita tunda sampai bsk malam..pliss”
Rian mendekap manja dan berkata “iaa sayang gak papa, bsk malam, kamu pakai baju yang aku kasih waktu antaran pernikahan yah”
“iaa sayang aku janji, dalam hatiku hanya bisa berkata “thanks rian, aku hanya belum siap, besok aku janji akan menjadi istrimu seutuhnya , aku janji”
Dan aku tidur dengan dekapan hangatnya.
Aku sengaja bangun pagi dan menyiapkan sarapan, seperti yang aku katakan pada diriku aku mau menjadi istri yang baik , yang melayaninya dengan baik dan sungguh-sungguh..
“morning sayang…. Aku terkejut karena rian tiba-tiba memelukkuu dari belakang…
“eh kamu apaa sih sayang suka ngagetin gtu, nih aku siapin sarapan buat kamu”
Rian belum melepaskan pelukannya, dan aku sangat menikmatinya , sangat hangat..inikah rasanya pelukan seorang suami, yang aku dambakan sesaat lalu…
Aku pejamkan mata, aku nikamti semuanya, rian pun melakukan hal yang sama…
Pagi ini kami terbuai, menikmati kehangatan keluarga baru kami, yang akan kami bangun berdua dan dengan anak-anak kami nantinya.
“sayang jangan tinggalin aku yah “ rian meleburkan hangat yang aku rasakan
Aku berbalik dan menatap wajahnya, aku terpesona karena pagi ini dia terlihat berbeda , aku peluk dia , aku ingin rasakan hangat ini lebih lama lagi …aku jatuh pada hangat kasihnya, aku akui aku sangat jatuh..
“sayang jangan kerja hari ini yah..aku mau lama-lama bersama kamu”
Aku tak sadar apa yang aku katakan atau aku memang baru merasa memiliknya..
“rian tersenyum dan berkata “nanti malam kita ketemu lagi yah, aku kerja dlu pagi ini”
Pagi ini kami lalui dengan hangat di meja makan..
“aku berangkat sayang, rian menciumi wajahku
“hati2 sayang..dan hangat itupun ilang selalu dengan berlalunya mobil rian..
Dirumah aku hanya bisa berdiam diri, aku memikirkan segalanya yang membingungkan ini, namun bagaimanapun Tuhan begitu baik, karena telah mengabulkan doaku..
Aaah indahnya, terimakasih Tuhan,
Ehmm aku mau memasak makanan spesial untuk suamiku..
Kriiing… Suara telepon mengagetkanku
“halo siang..
“betul ini ibu Meta istri dari bapak Rian”
seketika jantungku berdegup begitu keras, “I…iya pak betul , ada apa?”
“suami ibu mengalami kecelakan dan nyawanya tidak tertolong, sekarang kami sedang dalam perjalanan ke RS “
Aku…aku…tidak bisa berkata-kata lagi, aku diam mematung dan tidak tau harus berbuat apa, aku rasakan dunia berputar seketika, begitu cepat..sangat cepat..
“Metaa…Metaa bangun…”
Pandanganku masih buram, kepalaku pusing, ahh lemas sekali badanku..
Aku coba membuka mataku, samar-samar , tapi aku orang di depanku tidak asing.
“Ibu..
“kamu gak kerja hari ini,
“hah..IBU.. aku berteriak, Rian dimana buu ??
“Rian ? Rian mantan kamu itu..loh kenapa kamu tanya dia?”
Seketika itu juga aku ambil Hpku, aku lihat isinya, tidak ada apa-apa, sama ketika terakhir itu.
“kamu kenapa sih”
Ibu mengejutkan ku, “tidak apa-apa ibu, hari ini aku mau dirumah saja”
“ya uda kalo gitu”
Call …
“Halo morning metaa”
Suara Rian
“heyy..halo..meta..ada apa?”
“Ri…rian..kamu baik-baik saja ?”
“aku baik, kamu kenapa met ? kamu sakit”
“apa kita…ehmm aku siapa rian?”
“haha, kamu itu kenapa sih met.. sampai kapanpun kamu akan tetap jadi sahabat aku yag paling aku sayang”
Aku terdiam..berarti semuanya sudah kembali seperti semula..
Ya Allah..aku berjanji akan mensyukuri segala yang sudah aku miliki..
Haahh… aku butuh bernafas,
“ok Rian have a nice day for you”
Komentar Terakhir